seperti ada sepenanda luruh
tahun berlari
persimpangan jalan
mencegat kendaraan terakhir lewat
seperti ada yang tanggal
tinggal di belakang
pasar mulai sepi penjual
beberapa gaduh beranjak pulang
seperti ada yang ingin menggayut kembali
pada perhentian separo tujuan
ia menggendong beban
kau menengok menelengkan wajahmu
waktu yang enggan berhenti berdenyut detak
memburu setiap sudut
aku sepertinya tak pernah lupa
setiap jengkal wajah itu
: wajah kenangan di jantung kota
perhentian sementara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar